Wawali Bagus Susetyo Dorong Generasi Muda Balikpapan Cerdas dan Kritis di Era Digital

metroikn, BALIKPAPAN – Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mendorong generasi muda untuk cerdas dalam memilah informasi dan berpikir kritis di tengah derasnya arus digitalisasi informasi. Hal ini disampaikan usai membuka Lomba Karya Tulis dan Debat Politik Antar Pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Balikpapan yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan.

Menurut Bagus, kegiatan tersebut merupakan wadah positif yang dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan beretika bagi pelajar. Ia menilai, kegiatan seperti ini penting di tengah era keterbukaan informasi yang tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga tantangan besar bagi generasi muda.

“Kegiatan ini sangat berharga. Di era serba cepat dan terbuka seperti sekarang, kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan utama yang harus dimiliki generasi muda,” ujar Bagus, Kamis (30/10/2025).

Ia menambahkan, lomba karya tulis dan debat politik bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter agar pelajar terbiasa menilai suatu persoalan secara objektif dan berimbang. “Melalui kegiatan ini, pelajar dilatih menilai informasi secara objektif, memahami perbedaan antara fakta dan opini, serta menyampaikan argumen dengan cara yang logis dan beretika,” tuturnya.

Bagus menyoroti fenomena banjir informasi yang sering kali menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat, termasuk pelajar. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya kemampuan memilah informasi benar dan palsu sebagai fondasi membangun masyarakat yang cerdas dan demokratis.

“Kita ingin melahirkan masyarakat yang tidak mudah diadu domba oleh informasi palsu, karena memiliki daya pikir jernih, logis, dan kritis,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa Balikpapan membutuhkan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan berpikir strategis untuk kemajuan kota.

Bagus berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas agar semakin banyak pelajar yang terlibat. “Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang berpikir logis, berwawasan luas, dan siap membawa Balikpapan menuju kota global,” pungkasnya. (adv/metroikn)