Warga Pondok Surya Samarinda Keluhkan Sampah dari Arah GOR Kadrie Oening

Samarinda112 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Warga Perumahan Pondok Surya, Kelurahan Sempaja Selatan, kembali mengeluhkan tumpukan sampah plastik yang diduga berasal dari aktivitas di kawasan GOR Kadrie Oening, Stadion Sempaja. Persoalan ini telah dilaporkan ke Pemerintah Kota Samarinda melalui surat resmi dari pihak kelurahan yang ditujukan kepada Wali Kota dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Ridwan Salam, Ketua RT 29 Pondok Surya, menyampaikan bahwa wilayahnya menjadi lokasi akhir aliran sungai sehingga rentan menampung sampah kiriman. Ia mengapresiasi perbaikan saluran sungai yang sebelumnya telah dilakukan pemerintah, namun menilai persoalan sampah tetap berulang.

“Dulu kami sudah mengajukan pembenahan sungai, alhamdulillah sudah dilaksanakan dan hasilnya membaik. Tapi karena kami di penghujung aliran, dikhawatirkan saat banjir besar, kami yang paling terdampak. Sungai di antara RT 28 dan RT 30 memang sudah agak baik, tapi sampah yang masuk ke sini sepertinya dari arah GOR,” ujar Ridwan, Jumat (15/8).

Menurutnya, tumpukan sampah juga ditemukan di RT 25 dan RT 26, wilayah yang posisinya lebih dahulu dilalui aliran sungai sebelum bermuara ke Pondok Surya. “Masih banyak sampah lama yang menumpuk. Kalau banjir, semua hanyut ke wilayah kami. Sebaiknya dipasang jaring supaya mudah diangkut, karena kalau dibiarkan dampaknya ke masyarakat kami,” tegasnya.

Keluhan serupa disampaikan Ketua RT 30, Anang Rivani. Ia menggambarkan bahwa saat hujan deras atau air pasang, tumpukan sampah terlihat jelas menumpuk di bawah jembatan.

“Tumpukan sampah kadang hampir dua meter, air tidak bisa mengalir. Memang ada petugas kebersihan kami yang rutin memungut dan membuang sampah setiap sore sampai malam, juga pagi hari. Tapi kalau hujan deras, kondisinya lebih parah karena sampah kiriman dari daerah atas ikut turun,” jelas Anang.

Ia menyebut warga sebenarnya sudah mengusulkan pemasangan jaring sampah di hulu Pondok Surya, tepat di perbatasan Rapak Binuang. Namun, rencana itu urung dilakukan karena dinilai menimbulkan tumpukan baru di lokasi hulu. “Kami sudah pernah bicara soal jaring pukat, tapi sampai sekarang tidak jadi. Padahal itu salah satu solusi agar sampah luar tidak masuk ke jalur aliran di Pondok Surya,” pungkasnya.