Wagub Kaltim Tegaskan Keberlanjutan Internet Gratis, Seno: Tidak Boleh Henti Meski Kepala Daerah Berganti

KALTIM20 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Di tengah dinamika politik daerah yang sering memicu perubahan arah kebijakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemrov Kaltim) menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan program strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik.

Salah satu program yang menjadi perhatian nasional adalah GratisPol, layanan internet gratis yang kini tengah diperkuat melalui payung hukum permanen.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, memastikan bahwa program digital tersebut tidak akan nasibnya bergantung pada pergantian kepala daerah.

Pemprov Kaltim mendorong agar GratisPol dikunci melalui Peraturan Daerah, sehingga gubernur berikutnya wajib melanjutkan implementasinya.

“Selama masa jabatan saya, kami memastikan anggarannya tersedia. Selanjutnya, kami mengawal keberlanjutan GratisPol melalui Peraturan Daerah yang wajib dijalankan oleh gubernur berikutnya,” ujar Seno, Selasa (2/12/2025).

Dorongan Kaltim ini dinilai menawarkan pendekatan baru dalam menjaga kesinambungan pembangunan. Di tengah seringnya program strategis berhenti ketika terjadi pergantian rezim, Kaltim mencoba memastikan bahwa layanan dasar tidak boleh bergantung pada figur.

Upaya tersebut sejalan dengan kebutuhan Indonesia menjelang penguatan ekosistem digital di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Akses internet gratis yang berkelanjutan dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi percepatan transformasi digital masyarakat.

Penyusunan regulasi GratisPol menjadi bagian dari strategi lebih besar Pemprov Kaltim: membangun ekosistem layanan dasar yang tidak mudah diganggu kepentingan politik. Pemerintah ingin memastikan bahwa akses internet, pendidikan, dan pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas berkesinambungan.

“Untuk jenjang SMA, kami memastikan setiap desa memiliki sekolah yang memadai. Sementara untuk pendidikan tinggi, kami mendorong setiap kabupaten dan kota memiliki universitas atau sekolah tinggi,” terang Seno.

GratisPol bukan sekadar penyediaan akses internet. Dalam kerangka besar visi pembangunan Kaltim, layanan internet gratis diposisikan sebagai pilar utama penguatan kualitas SDM, seiring upaya pemerataan pendidikan di seluruh wilayah.

Menurut Seno, penguatan konektivitas digital harus berjalan seiring dengan akses pendidikan yang adil. Kombinasi keduanya diyakini akan memberikan efek berantai bagi peningkatan daya saing masyarakat di tengah percepatan pembangunan kawasan IKN.

“Keberlanjutan layanan internet gratis dan upaya pemerataan pendidikan akan menjadi fondasi penting bagi lompatan pembangunan Kalimantan Timur serta kontribusinya pada peta transformasi nasional,” pungkas Seno.