Tingkatkan Kompetensi SDM, Pegawai PLN UIP KLT Raih Gelar Magister dan Ahli Madya melalui Program PBJJ dan Upskilling

METROPOLIS11 Dilihat

metroikn, BALIKPAPAN — Komitmen PT PLN (Persero) dalam pengembangan sumber daya manusia kembali membuahkan hasil. Melalui program pendidikan jarak jauh dan upskilling, sejumlah pegawai Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) berhasil meraih gelar akademik lanjutan sebagai bagian dari strategi transformasi perusahaan.

Dua pegawai PLN UIP KLT, Fajar Rahmat Sihotang dan Anwar Sidiq Sutejo, secara resmi diwisuda pada April 2025 setelah menyelesaikan Program Belajar Jarak Jauh (PBJJ) PLN Batch 1. Fajar menamatkan studi Magister Teknik Mesin, sementara Anwar memperoleh gelar Magister Teknik Elektro. Keduanya menjalani perkuliahan secara daring melalui kerja sama antara PLN dan Institut Teknologi Bandung (ITB), yang difasilitasi oleh PLN Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat).

Selain itu, pegawai lainnya, Rangga Gunawan, berhasil menuntaskan studi Diploma 3 (D3) Teknik Elektro di Institut Teknologi PLN pada Mei 2025. Ia mengikuti program upskilling dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke jenjang D3 sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi teknis pegawai.

Program PBJJ dan upskilling ini merupakan bagian dari inisiatif strategis PLN untuk menjawab tantangan pengembangan SDM, terutama di tengah tuntutan operasional dan kondisi geografis yang tersebar luas. Dengan model pembelajaran fleksibel, pegawai tetap dapat mengakses pendidikan tinggi dari institusi terkemuka tanpa harus meninggalkan tanggung jawab di lapangan.

General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Raja Muda Siregar, menyampaikan apresiasi atas capaian membanggakan yang diraih oleh ketiga pegawai tersebut.

“Pendidikan adalah fondasi dari transformasi yang berkelanjutan. Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan semangat belajar dari Fajar, Anwar, dan Rangga. Pencapaian mereka menunjukkan bahwa PLN sungguh-sungguh membangun SDM unggul dari berbagai jenjang dan latar belakang, untuk menjawab tantangan energi masa depan,” ujar Raja Muda.

Ia juga menegaskan bahwa budaya belajar dan semangat pengembangan diri di lingkungan PLN akan terus diperkuat. “Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi pegawai lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri. Karena dalam menghadapi era transisi energi dan tantangan ketenagalistrikan nasional, PLN membutuhkan SDM yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi,” lanjutnya.

Hingga saat ini, tercatat masih ada 16 pegawai PLN UIP Kalimantan Bagian Timur yang tengah mengikuti Program PBJJ pada batch berikutnya. Dengan dukungan perusahaan serta semangat belajar yang tinggi dari para pegawai, diharapkan jumlah pencapaian serupa akan terus meningkat.

PLN sendiri menargetkan peningkatan kualitas SDM sebagai salah satu pilar utama dalam mendukung agenda transformasi digital, transisi energi, dan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional.