Telur Ayam dan Tahu Tempe Jadi Prioritas Kerja Sama SPPG di Paser dan PPU

EKOBIS27 Dilihat

Metroikn, Kabupaten Paser – Upaya memperkuat pasokan pangan terus digencarkan di Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, kedua daerah ini mempertemukan produsen pangan lokal dengan mitra supplier SPPG-MBG dalam forum business matching yang digelar 9 Februari di Paser dan 10 Februari di Penajam.

Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pelaku usaha pangan dan pengelola SPPG yang kebutuhannya dipastikan akan terus meningkat pada 2026. Ketersediaan bahan baku menjadi perhatian utama agar operasional berjalan lancar tanpa memicu kenaikan harga di tingkat konsumen.

Di Paser, pembahasan awal difokuskan pada pasokan telur ayam ras. Komoditas ini menjadi salah satu kebutuhan rutin dalam penyediaan menu SPPG, sehingga kesinambungan suplai menjadi prioritas. Ke depan, forum serupa akan digelar dalam skala lebih luas untuk membuka peluang kerja sama komoditas lainnya.

Sementara di Penajam Paser Utara, penjajakan diarahkan pada pasokan tahu dan tempe dari produsen lokal. Produk olahan ini dinilai memiliki peluang besar untuk dipasok secara berkelanjutan, sekaligus memberi ruang bagi pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.

Hasil penjajakan dari kedua wilayah ini ditargetkan dibawa ke tahap finalisasi dalam High Level Meeting TPID gabungan Balikpapan, PPU, dan Paser pada 18 Februari 2026. Melalui langkah ini, diharapkan produk pangan lokal semakin terserap, roda ekonomi daerah bergerak lebih kuat, dan stabilitas pasokan tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan.