Sujiati: PPU Harus Mampu Produksi Tepung Ikan Rucah

DPRD PPU14 Dilihat

Penajam – Memiliki potensi besar di bidang perikanan, Penajam Paser Utara (PPU) seharusnya memiliki sejumlah industri pengolahan ikan menjadi produk unggulan. Salah satunya produk tepung yang berasal dari ikan Rucah. Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU Sujiati.

“Saya mendorong Dinas Perikanan PPU untuk memanfaatkan ikan rucah menjadi tepung ikan. Karena saat ini, pengelolaan tepung dari ikan rucah ada di daerah Muara Telake (Kabupaten Paser),” katanya, Rabu (29/11/2023).

Namun pengelolaan ikan tersebut dilakukan oleh pihak swasta. Di mana hasilnya maksimal dan harga tepungnya mahal. Sementara di PPU, pasti setiap memasuki musim panen, ikan Rucah di PPU tidak laku terjual di pasaran dan terbuang – buang begitu saja.

“Kemarin sudah kami rapatkan dengan dinas terkait rencana membuat tepung ikan khusus ikan – ikan rucah,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya mendorong Dinas Perikanan PPU agar dapat melakukan hal sama dengan menggandeng pihak ketiga. Di mana tepung tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengolah pakan ikan (pellet).

“Karena, untuk budidaya ikan air tawar jika mengacu dengan pembelian pakan dari pabrik tentu tidak seimbang dengan modal yang dikeluarkan,” tuturnya.

Sujiati juga menyampaikan, untuk membuat pakan tersebut, dirinya telah memberikan bantuan berupa mesin pembuat pakan terapung yang salah satu bahannya menggunakan dari tepung ikan.

“Mesin pembuat pakan tersebut berada di Desa Rawa Mulia di Kecamatan Babulu. Hasil pakannya juga sudah ada,” jelasnya.

“Hanya saja, sementara ini produksi pakan tersebut hanya diberikan untuk lingkungan kelompok di sekitar Desa Rawa Mulia,” lanjutnya. (adv/DPRD PPU)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *