Stok BBM dan LPG Aman, Pertamina Siagakan Layanan Tambahan di Tol Balikpapan-Samarinda

METROPOLIS24 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Selain menjaga ketersediaan BBM dan LPG, Pertamina juga menyiapkan layanan pengisian bahan bakar tambahan di jalur Tol Balikpapan–Samarinda guna mendukung mobilitas masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pengamanan pasokan energi dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri yang mulai bertugas sejak 9 Maret hingga 1 April 2026.

“Fungsinya untuk memonitor ketersediaan stok, baik BBM maupun LPG, sekaligus memastikan keandalan infrastruktur distribusi,” ujar Edi.

Pengawasan tidak hanya dilakukan pada stok energi, tetapi juga pada kesiapan sarana distribusi, mulai dari depot, SPBU, hingga armada pengangkut. Untuk wilayah terpencil seperti Krayan, Pertamina bahkan menggunakan moda transportasi udara untuk pengiriman BBM.

Hingga pertengahan Ramadan, kondisi stok energi di Kalimantan Timur masih aman dengan cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Edi menekankan, masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, serta tidak menyimpan BBM di rumah menggunakan wadah yang tidak sesuai karena berisiko bahaya.

Selain itu, Pertamina menyiapkan layanan tambahan di jalur Tol Balikpapan–Samarinda dengan rencana menempatkan SPBU modular di kilometer 36 untuk melayani pengendara. Untuk jalur menuju Ibu Kota Nusantara yang sebagian ruasnya belum beroperasi penuh, Pertamina juga menyediakan layanan distribusi melalui Pertamina Delivery Service sesuai kebutuhan di lapangan.

Masyarakat dapat menyampaikan keluhan melalui call center 135 yang tersedia hampir 24 jam. Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina memastikan distribusi energi selama Ramadan dan menjelang Idulfitri tetap terjaga sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG.