Serapan APBD Balikpapan Tersendat, Lelang dan Dokumen Jadi Kunci Utama

Metroikn, Balikpapan – Tingkat serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan masih dipengaruhi oleh proses lelang serta kesiapan dokumen teknis di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Hal ini terungkap dalam rapat paripurna DPRD Kota Balikpapan, Senin (6/4/2026), saat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menjelaskan bahwa secara regulasi, proses pengadaan barang dan jasa sebenarnya telah dirancang agar dapat dilakukan lebih awal, bahkan sebelum tahun anggaran dimulai. “Lelang itu mulai Desember itu dibolehkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah kota juga telah mendorong seluruh OPD untuk menyiapkan dokumen teknis, termasuk Detail Engineering Design (DED), sejak jauh hari. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat dimulai sejak awal tahun anggaran dan tidak menumpuk di akhir tahun.

Namun dalam praktiknya, sejumlah kendala masih ditemukan, terutama terkait kesiapan dokumen yang belum optimal. Kondisi ini menyebabkan proses lelang mengalami keterlambatan dan berdampak pada pelaksanaan kegiatan di lapangan. “Tapi kadang-kadang mungkin ada beberapa dokumen yang belum siap,” ungkapnya.

Selain itu, banyaknya jumlah program dan kegiatan yang harus ditangani juga menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan anggaran. Ribuan kegiatan yang tersebar di berbagai OPD membuat proses perencanaan hingga pelaksanaan membutuhkan koordinasi yang lebih matang.

Akibatnya, sebagian kegiatan baru dapat direalisasikan mendekati akhir tahun anggaran. Hal ini berisiko mengurangi efektivitas pelaksanaan program, terutama untuk kegiatan yang membutuhkan waktu pengerjaan cukup panjang.

Pemerintah Kota Balikpapan pun terus mendorong percepatan proses pengadaan sejak awal tahun sebagai langkah strategis untuk meningkatkan serapan anggaran. “Dari awal kita minta supaya pengadaan barang dan jasa itu bisa di awal,” tegas Bagus.

Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam pembahasan APBD, dengan harapan ke depan seluruh tahapan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lebih optimal, sehingga serapan anggaran tidak lagi terkonsentrasi di akhir tahun.

(Jm/Adv Diskominfo Balikpapan)