Segmen 4 Teras Samarinda Terancam Molor, Andi Harun Sebut Lelang Ulang dan Teknis Kompleks Jadi Pemicu

Samarinda13 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Proyek Teras Samarinda Tahap II kembali memantik perhatian publik. Setelah dievaluasi, pemerintah kota memperkirakan salah satu bagian pekerjaan, yakni segmen 4, berpotensi tidak rampung sesuai target penyelesaian akhir tahun.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengakui tiga segmen lain masih berada dalam jalur pengerjaan. Namun, khusus segmen 4, terdapat dua hambatan besar: persoalan lelang serta tingkat kesulitan teknis yang lebih tinggi dibanding segmen lainnya.

“Segmen 1, 2, dan 3 kita optimistis selesai sesuai desain baru. Hanya segmen 4 yang ada potensi terlambat,” ujarnya, Senin (8/12/25).

Andi menjelaskan, proses lelang yang sebelumnya dibatalkan karena tidak memenuhi ketentuan hukum jasa konstruksi membuat jadwal pekerjaan mundur. Lelang ulang harus dilakukan untuk memastikan seluruh proses sesuai aturan, namun konsekuensinya progres lapangan terdorong lebih lambat.

“Lelang ulang memundurkan jadwal. Tapi selama kita patuhi aturan, itu tidak masalah. Jika sampai 30 Desember belum selesai, akan diberlakukan tindakan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Selain soal administrasi, segmen 4 juga menghadapi tantangan teknis signifikan. Pekerjaan drainase menggunakan sistem precast harus disambungkan ke saluran eksisting dari arah darat serta ke jalur pembuangan menuju sungai. Pola penyambungan yang membentuk simbol plus ini membutuhkan presisi tinggi sehingga waktu pengerjaan otomatis lebih panjang.

Dalam inspeksi lapangan terbaru, pemkot menilai pekerjaan mayor berjalan cukup baik. Namun, beberapa catatan minor muncul dan wajib diperbaiki kontraktor: underside yang kurang landai, sambungan besi longgar, hingga pengecatan yang belum rapi.

Temuan-temuan tersebut harus segera direpair untuk menghindari risiko saat intensitas hujan meningkat.

Meski begitu, pemerintah memastikan seluruh tahapan pengerjaan tetap mengacu pada regulasi jasa konstruksi. Isu keterlambatan segmen 4 menjadi sorotan karena Teras Samarinda Tahap II diposisikan sebagai proyek strategis kota, baik dari sisi penataan ruang maupun pengelolaan kawasan tepi sungai.

“Pemerintah memastikan setiap hambatan teknis maupun administratif terus diselesaikan agar keterlambatan tidak meluas ke keseluruhan proyek,” tutur Andi.