Metroikn, Balikpapan – Di tengah semarak Ramadan 1447 H, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menghadirkan wujud kepedulian sosialnya kepada masyarakat sekitar. Rabu, 11 Maret 2026, bandara menyalurkan 1.500 paket sembako senilai Rp225 juta sebagai bagian dari program Safari Ramadan 2026, sebuah inisiatif yang bertujuan meringankan kebutuhan pangan warga sekaligus mempererat hubungan antara bandara dan komunitas lokal.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, menekankan bahwa aksi ini bukan sekadar distribusi bantuan, tetapi juga bentuk empati dan kepedulian yang nyata. “Penyaluran 1.500 paket sembako ini adalah bentuk tali kasih dan empati kami untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran bandara memberikan manfaat langsung yang dirasakan warga,” ujar Iwan.
Program Safari Ramadan tidak hanya menjadi kesempatan untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga menjadi momen silaturahmi antara pengelola bandara dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan di tingkat kelurahan. Hadirnya lurah dan perwakilan warga menegaskan bahwa kegiatan ini mampu menghadirkan interaksi positif, memperkuat rasa kebersamaan, dan membuka ruang dialog langsung antara pihak bandara dan masyarakat.
Iwan menambahkan, “Fokus kami tidak hanya pada pelayanan jasa kebandarudaraan, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dan inklusif dengan masyarakat Balikpapan.” Pernyataan ini menekankan bahwa keberadaan bandara bukan sekadar infrastruktur transportasi, tetapi juga bagian dari komunitas yang peduli terhadap kesejahteraan sekitar.
Melalui program Safari Ramadan, bantuan sembako ini diharapkan dapat meringankan beban warga, meningkatkan keceriaan, dan menambah makna Ramadan di tengah masyarakat. Paket sembako yang dibagikan terdiri dari kebutuhan pokok yang sehari-hari digunakan keluarga, sehingga memberikan manfaat langsung bagi kehidupan warga sehari-hari.
Dengan kegiatan ini, Bandara SAMS Sepinggan menegaskan perannya lebih dari sekadar pintu masuk penerbangan di Balikpapan. Bandara hadir sebagai mitra masyarakat yang tidak hanya memikirkan layanan transportasi, tetapi juga kepedulian sosial yang nyata.









