MetroIkn, Balikpapan – Ajakan menjaga istiqamah dan konsistensi dalam beribadah mengemuka dalam pembukaan Safari Ramadan Pemerintah Kota Balikpapan, Selasa (24/2/2026) malam.
Rangkaian Safari Ramadan 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa malam. Kegiatan tersebut dihadiri kepala OPD, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta tokoh agama. Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan salat Magrib, Isya, hingga Tarawih berjemaah.
Rahmad Mas’ud menyampaikan bahwa Ramadan adalah waktu untuk melatih diri agar tetap konsisten dalam menjalankan ibadah, tidak hanya selama bulan suci berlangsung.
“Pasca Ramadan ini melatih diri kita untuk bulan-bulan berikutnya tetap istiqamah. Jadi bukan karena di bulan Ramadan saja. Tadarus bukan hanya Ramadan. Menahan diri, menahan hawa nafsu, itu jangan hanya sebulan,” ujarnya.
Menurutnya, Safari Ramadan bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini menjadi ruang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan keagamaan secara langsung.
“Makna Ramadan ini artinya kita memberikan contoh kepada masyarakat. Ini bulan penuh berkah. Mari kita yang muslim berlomba-lomba berbuat kebaikan, beramal ibadah secara khusyuk. Itu nilainya,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keteladanan, terutama bagi pejabat publik. Nilai-nilai kebaikan yang dijalankan selama Ramadan, lanjutnya, perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam menjalankan amanah jabatan.
Tahun ini, Safari Ramadan dijadwalkan berlangsung delapan kali dan akan digelar di sejumlah masjid yang tersebar di setiap kecamatan di Kota Balikpapan. Agenda tersebut dilaksanakan dua hingga tiga kali dalam sepekan sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dan warga.
Dalam kesempatan itu, Rahmad kembali menyinggung visi Balikpapan sebagai kota global yang nyaman untuk semua dalam bingkai Madinatun Iman. Ia mengajak seluruh masyarakat menjalankan ajaran agama masing-masing dengan baik demi menjaga keharmonisan kota.
“Kalau syariat agama kita jalankan masing-masing, amanlah Balikpapan ini,” tuturnya.









