Metroikn, Balikpapan – Upaya mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah kembali diperkuat. Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Balikpapan, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Timur P2DD Tahun 2026 yang digelar secara hybrid di Balikpapan, Kamis (12/2/2026).
Forum ini mempertemukan perwakilan pemerintah daerah se-Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Rakorwil menjadi ruang konsolidasi awal tahun untuk menyelaraskan langkah percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), mulai dari pajak dan retribusi daerah (PDRD), belanja daerah, hingga layanan publik.
Rakorwil dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas digitalisasi transaksi strategis daerah.
Digitalisasi disebut bukan sekadar perubahan sistem pembayaran, tetapi bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Di Kalimantan, langkah ini menunjukkan hasil positif. Sepanjang 2025, perluasan kanal digital untuk layanan PDRD telah mencapai 95 persen dan mendorong peningkatan realisasi PDRD sebesar 17,66 persen.
Selain Rakorwil, kegiatan juga dirangkaikan dengan Kapasitas dan Literasi Sinergi (KATALIS) P2DD yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas SDM daerah serta mempererat kolaborasi antarlembaga dalam implementasi ETPD.
Rakorwil P2DD Timur 2026 menetapkan tiga fokus utama, yakni penguatan monitoring dan evaluasi melalui koordinasi rutin seperti High Level Meeting, pembaruan roadmap dan percepatan belanja melalui Kartu Kredit Indonesia segmen Pemerintah Daerah, serta penguatan sinergi kebijakan fiskal lewat optimalisasi kanal pembayaran digital dan integrasi data PDRD.
TP2DD Balikpapan, Paser, dan Penajam Paser Utara diharapkan mampu mereplikasi praktik terbaik digitalisasi daerah dengan langkah yang terukur dan berkelanjutan, sehingga berdampak langsung pada penguatan ekonomi dan pelayanan publik.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, melalui keterangan tertulisnya menyampaikan komitmen untuk terus mengawal agenda P2DD di wilayah kerja.









