Puncak HKN Ke-61 di Kaltim, Kepala Dinas Kesehatan Tekankan Sinergi Program Nasional dan Daerah

KALTIM19 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Samarinda berlangsung meriah di GOR Kadrie Oening pada Sabtu (15/11/2025).

Sejak pagi, ribuan warga dari berbagai kalangan memadati area kegiatan untuk mengikuti jalan sehat dan memanfaatkan berbagai layanan kesehatan gratis yang disiapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur (Kaltim).

Di area luar GOR, barisan peserta jalan sehat bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan panitia. Sementara itu, di sisi lain lokasi, tenda-tenda pelayanan cek kesehatan gratis menjadi titik keramaian utama. Warga mengantre untuk mengukur tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, hingga berkonsultasi gizi dengan tenaga kesehatan yang disiagakan.

Rangkaian layanan promotif dan preventif tersebut menjadi daya tarik utama dalam puncak HKN tahun ini. Tidak sedikit warga yang datang khusus untuk memeriksakan kondisi kesehatannya, memanfaatkan kesempatan karena seluruh layanan diberikan secara cuma-cuma.

Usai rangkaian pembukaan dan aktivitas jalan sehat, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menyampaikan arah kebijakan pembangunan kesehatan yang kini semakin ditekankan pada upaya pencegahan.

“Kita bersyukur masih diberikan kesempatan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala menikmati nikmat sehat yang luar biasa,” ujarnya.

Jaya menjelaskan, HKN ke-61 di Samarinda bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Melalui layanan cek kesehatan gratis dan ajakan bergerak aktif, Dinkes Kaltim ingin mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sebelum jatuh sakit.

“Layanan kesehatan gratis yang kita hadirkan hari ini adalah bagian dari penguatan program promotif dan preventif. Fokus kita bukan hanya mengobati, tetapi mencegah sedini mungkin,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong percepatan layanan kesehatan dari hulu ke hilir.

Sinergi antara program nasional dan kebijakan daerah, kata Jaya, menjadi kunci untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Artinya, sinergi antara kebijakan nasional dan daerah menjadi fondasi penting untuk memperluas akses kesehatan. Program kesehatan gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Kaltim juga memperkuat program nasional sehingga manfaatnya lebih besar dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Selain layanan pemeriksaan dasar, pesan hidup aktif juga ditekankan melalui kegiatan jalan sehat.

Jaya mengingatkan bahwa pola hidup kurang gerak menjadi salah satu faktor risiko penyakit tidak menular yang terus meningkat.

“Jadikan aktivitas fisik sebagai gaya hidup, karena kesehatan milik kita dan menjaga kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Dengan tingginya partisipasi warga dalam memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis dan mengikuti rangkaian kegiatan, Dinkes Kaltim menilai puncak HKN tahun ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit.

Momentum ini diharapkan menjadi titik lanjut untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan kesehatan yang lebih cepat, dekat, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat di Kalimantan Timur.