Polresta Samarinda Gelar Night Race Dragbike, Ajang Balap Legal untuk Generasi Muda

METROPOLIS22 Dilihat

Metroikn, Samarinda – Malam itu Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, dipenuhi deru mesin dan sorakan penonton. Night Race Dragbike 2026, ajang balap motor malam hari, kembali digelar pada Jumat (13/3/2026) malam, menghadirkan sekitar 500 pembalap dari berbagai wilayah.

Lintasan resmi yang disiapkan Polresta Samarinda dilengkapi penerangan dan pagar pengaman untuk menjamin keamanan peserta maupun penonton. Balapan berlangsung dari pukul 22.00 WITA hingga dini hari, menandai kompetisi yang rapi dan aman bagi para pecinta balap motor.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menegaskan tujuan kegiatan ini. Fenomena balap liar kerap membahayakan keselamatan, karena dilakukan di jalan umum yang tidak memenuhi standar.

“Kami melihat masih ada generasi muda yang melakukan kegiatan kurang bermanfaat seperti balap liar, bahkan kadang disertai taruhan. Karena itu kami membuat wadah resmi agar mereka bisa menyalurkan bakat dan hobinya di tempat yang aman,” ujar Hendri.

Dalam kompetisi, peserta dibagi ke dalam 12 kelas balapan sesuai jenis kendaraan. Polresta Samarinda bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Samarinda agar prestasi pembalap dapat dipantau dan dibina untuk menjadi atlet balap profesional di masa depan.

“Kalau ada yang berprestasi di sini, nanti bisa dimonitor oleh IMI untuk dibina sehingga ke depan bisa menjadi atlet balap motor yang membanggakan Samarinda maupun Kalimantan Timur,” jelas Hendri.

Tahun ini, jumlah peserta meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Dari 400 peserta pada tahun lalu, kini tercatat 500 pembalap ambil bagian.

“Alhamdulillah pesertanya meningkat. Tahun lalu sekitar 400 pembalap, sekarang sudah mencapai 500 peserta,” ungkap Hendri.

Selain menyiapkan lintasan dan fasilitas balap, pihak kepolisian menaruh perhatian khusus pada keamanan dan ketertiban. Aparat dari berbagai satuan disiagakan untuk memastikan kegiatan tidak disalahgunakan untuk praktik perjudian atau aktivitas ilegal lainnya.

“Saya mengimbau jangan sampai ada praktik perjudian. Kegiatan ini murni untuk sportivitas dan untuk mendukung kegiatan positif generasi muda,” tegas Hendri.

Jika ditemukan adanya praktik taruhan, aparat kepolisian akan langsung bertindak tegas.

“Kami sudah menempatkan anggota opsnal dari Reskrim, Resnarkoba, hingga polsek jajaran. Jika ada praktik perjudian dan dilaporkan oleh masyarakat atau penonton, akan langsung kami amankan,” pungkasnya.

Night Race Dragbike 2026 tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan, tapi juga sarana menyalurkan hobi generasi muda secara positif dan aman, sekaligus menjadi alternatif legal dari balap liar yang selama ini menjadi fenomena kota.