metroikn, SAMARINDA – Upaya menciptakan budaya tertib berlalu lintas tidak hanya dilakukan di jalan raya, tetapi juga melalui pendidikan sejak bangku sekolah. Hal inilah yang menjadi fokus Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda saat menggelar kegiatan Police Goes To School di SMP Negeri 2 Samarinda, Senin (10/11).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan K.H. Ahmad Dahlan tersebut dihadiri oleh Kanit Kamsel Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Ratna Handayani, bersama sejumlah personel Unit Kamsel. Puluhan siswa dan guru tampak antusias mengikuti sosialisasi yang dikemas secara interaktif.
Dalam pemaparannya, Iptu Ratna menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama setiap pengguna jalan. Ia memperkenalkan konsep “3S” Siap Mematuhi Aturan, Siap Kondisi Fisik Pengemudi, dan Siap Kondisi Kendaraan sebagai langkah sederhana namun efektif untuk mencegah kecelakaan.
“Kesadaran berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini. Harapannya, adik-adik pelajar ini bisa menjadi pelopor keselamatan di lingkungannya masing-masing,” ujar Iptu Ratna.
Selain materi dasar keselamatan, peserta juga mendapat penjelasan tentang hak dan kewajiban pengguna jalan, serta sembilan pelanggaran lalu lintas yang sering menjadi penyebab kecelakaan di kalangan remaja.
Sosialisasi ini sekaligus membuka ruang dialog antara polisi dan pelajar mengenai potensi kerawanan di jalan raya, mulai dari kemacetan hingga pelanggaran yang kerap terjadi di sekitar sekolah.
Dengan kegiatan seperti ini, Satlantas Polresta Samarinda berharap dunia pendidikan dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan generasi muda yang sadar aturan dan menghargai keselamatan di jalan.
Program Police Go To School di SMPN 2 Samarinda berlangsung aman dan kondusif hingga akhir acara, memperlihatkan sinergi positif antara Polri, guru, dan pelajar dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di Kota Tepian.












