metroikn, BANJARMASIN – Komitmen mewujudkan energi listrik yang andal dan berkeadilan di Kalimantan semakin kuat dengan terjalinnya sinergi antara PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) dan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Selatan. Kolaborasi strategis ini menjadi langkah penting untuk memperkuat pengamanan Program Strategis Kelistrikan Nasional (PSKN) dari berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG).
Sinergi ini ditegaskan dalam kegiatan Rapat Kerja Pengamanan Program Strategis Kelistrikan Nasional. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala BINDA Kalsel Brigjen Pol Nurullah jajaran BINDA Kalsel, serta General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo bersama manajemen PLN.
Dalam sambutannya, Basuki Widodo menyampaikan apresiasi atas dukungan BINDA Kalsel terhadap pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional di bidang energi.
“Kehadiran BINDA Kalsel merupakan bukti nyata kolaborasi lintas lembaga dalam mendukung pengawasan efektif terhadap proyek strategis kelistrikan yang sangat vital bagi ketahanan energi nasional,” ujar Basuki.
Sementara itu, Brigjen Pol Nurullah menegaskan komitmen BINDA Kalsel untuk menjadi garda terdepan dalam pengamanan setiap tahapan proyek PLN di wilayah Kalimantan Selatan.
“BINDA Kalsel akan terus memberikan dukungan penuh, mulai dari penyediaan informasi dini terkait potensi ATHG, hingga pendampingan langsung di lapangan. Pengawalan akan dilakukan dengan pendekatan humanis agar setiap persoalan dapat diselesaikan tanpa merugikan pihak mana pun,” tegasnya.
Dukungan BINDA Kalsel ini dianggap penting dalam memastikan proyek-proyek PLN berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, terutama di tengah tantangan terkait pembebasan lahan dan proses perizinan.
Rapat kerja tersebut juga membahas evaluasi dan identifikasi kendala sejumlah proyek prioritas PLN di semester II tahun 2025, antara lain pembangunan jaringan SUTT 150kV Grogot–Sei Durian–Tarjun, pembangunan Gardu Induk 150kV Sei Durian, serta rencana infrastruktur kelistrikan untuk memenuhi kebutuhan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) di Kalimantan.
“Keberhasilan proyek-proyek ini bukan hanya untuk kemajuan PLN, tetapi juga menjadi kontribusi penting dalam memperkuat ekonomi daerah dan mewujudkan pemerataan energi di Kalimantan,” tambah Basuki.
Melalui sinergi antara PLN UIP KLT dan BINDA Kalsel, pemerintah optimistis program strategis kelistrikan nasional dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di Kalimantan.












