Pencarian Korban Diterkam Buaya di Sungai Kariangau Resmi Diusulkan Ditutup, Tim SAR Belum Temukan Bagian Tubuh Lainnya

Balikpapan19 Dilihat

metroikn, BALIKPAPAN — Tim SAR gabungan resmi mengusulkan penutupan operasi pencarian terhadap Pardi Wijaya (31), warga Jalan Pattimura Gang Arban, Batu Ampar, Balikpapan Utara, yang dilaporkan hilang setelah diterkam buaya saat memancing di Sungai Kariangau, Kelurahan Solok Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Selasa (14/10/2025).

Pencarian yang memasuki hari ketiga, Jumat (17/10), dimulai sejak pukul 07.30 WITA dengan briefing di Posko SAR, dilanjutkan dengan penyisiran sejauh 2,5 kilometer di sepanjang aliran sungai. Fokus pencarian diarahkan pada area yang telah ditetapkan dalam rencana operasi hari ketiga.

Komandan SRU Kantor SAR Balikpapan, Nur Ngalim, menyampaikan bahwa hingga sore hari, hasil pencarian belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Tim telah melakukan penyisiran maksimal di sepanjang aliran Sungai Kariangau. Hingga sore ini, tidak ditemukan lagi bagian tubuh korban lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, operasi pencarian dilakukan di wilayah yang merupakan habitat buaya, sehingga tim di lapangan harus bekerja ekstra hati-hati.

“Seluruh unsur SAR terus berupaya semaksimal mungkin meski menghadapi ancaman keberadaan buaya di sekitar area pencarian,” tambahnya.

Setelah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan unsur SAR lainnya, operasi pencarian resmi diusulkan ditutup.

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Balikpapan, TNI, Polri, BPBD Kota Balikpapan, BPBD Penajam Paser Utara, Brimob Polda Kaltim, Polsek Balikpapan Barat, Disdamkar Balikpapan, Banda Indonesia, relawan gabungan, keluarga korban, dan masyarakat setempat.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi rubber boat, speed boat, serta perlengkapan SAR air dan komunikasi. Selama proses pencarian, kondisi cuaca cerah berawan dan relatif mendukung pelaksanaan operasi.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pencarian,” tutup Nur Ngalim.