Pemkot Samarinda Siapkan Relokasi Sekolah Terdampak Banjir dan Longsor, DPRD Dorong Segera Direalisasikan

Samarinda30 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen menuntaskan persoalan fasilitas pendidikan yang kerap terdampak bencana alam. Sejumlah sekolah yang berada di wilayah rawan banjir dan longsor akan segera direlokasi demi keselamatan dan kelancaran proses belajar-mengajar.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, yang menilai relokasi merupakan keputusan paling bijak untuk melindungi peserta didik dan tenaga pendidik.

“Pemerintah kota memang berencana melakukan relokasi beberapa sekolah yang selalu terdampak bencana. Ini langkah yang tepat, karena sudah seharusnya fasilitas pendidikan menjadi prioritas utama dalam penanganan daerah rawan,” ujar Deni, Kamis (6/11/2025).

Sekolah-sekolah seperti SMP 24, SMP 48, SMP 27, dan SD 13 Samarinda disebut menjadi prioritas dalam rencana relokasi tersebut.

Menurut Deni, kondisi fisik bangunan maupun lingkungan di sekitar sekolah-sekolah tersebut sudah tidak lagi layak untuk ditempati.

“Setiap tahun lokasi itu mengalami banjir atau longsor, sehingga tidak memungkinkan lagi digunakan untuk kegiatan belajar. Kami sangat mendukung inisiatif relokasi ini dan berharap dapat direalisasikan tahun depan,” jelasnya.

Politisi yang dikenal vokal memperjuangkan isu pendidikan itu juga menegaskan bahwa sektor pendidikan tidak boleh menjadi korban akibat kondisi lingkungan.

Ia mengingatkan agar pemerintah daerah menjadikan pendidikan dan kesehatan sebagai sektor prioritas, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.

“Kami ingin memastikan, pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan tidak boleh terhambat oleh bencana. Dua sektor ini harus menjadi perhatian utama dalam pembangunan daerah,” tegasnya.

Deni pun berharap, rencana relokasi segera disertai dengan perencanaan matang dan koordinasi lintas instansi, agar para siswa dapat segera belajar di lingkungan yang aman dan nyaman.