Metroikn, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 2026 dengan menyambangi Masjid Jami’ Al-Azhar, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara, Kamis (26/02/2026) malam. Kegiatan dirangkai dengan salat Isya dan tarawih berjamaah yang diikuti ratusan warga.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo hadir langsung dalam kegiatan tersebut, didampingi para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran pengurus organisasi keagamaan, pimpinan OPD, camat, lurah, serta pengurus majelis taklim dan Dewan Kemakmuran Masjid.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota menyerahkan hibah sebesar Rp34 juta serta satu set perangkat komputer dan printer untuk mendukung operasional masjid. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Safari Ramadan yang menyasar delapan hingga sepuluh masjid di berbagai wilayah Balikpapan.
Ketua Masjid Jami’ Al-Azhar, Sayuti, menyampaikan rasa syukur atas dukungan tersebut.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Dana Rp34 juta rencananya akan kami gunakan untuk membeli AC standing. Jamaah di sini bisa mencapai sekitar 750 orang, sehingga pendingin ruangan memang sangat dibutuhkan untuk menunjang kenyamanan ibadah,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bagus Susetyo mengajak jamaah memanfaatkan Ramadan untuk memperkuat iman dan mempererat ukhuwah.
“Alhamdulillah, malam hari ini kita bisa melaksanakan Safari Ramadan sekaligus salat Isya dan tarawih berjamaah. Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama bulan suci, khususnya bagi generasi muda.
“Kami mengimbau generasi muda untuk tidak melakukan kegiatan yang merugikan seperti menyalakan petasan, perang sarung, atau balapan liar. Mari kita isi Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat, memperbanyak membaca Al-Qur’an dan amalan lainnya,” tegasnya.
Selain pesan keagamaan, Wawali turut menyampaikan capaian Kota Balikpapan yang baru saja meraih penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai kota terbaik kedua se-Indonesia dalam pengelolaan sampah.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah kota, tetapi untuk seluruh masyarakat Balikpapan. Ini hasil gotong royong kita semua dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung persoalan infrastruktur di wilayah Batu Ampar, termasuk penanganan banjir akibat gorong-gorong ambles yang perlu pembenahan menyeluruh.
“Kalau hanya ditambal, tidak akan bertahan lama. Saluran airnya harus dibenahi dulu. Mudah-mudahan bisa kita anggarkan pada perubahan 2026 dan segera kita laksanakan,” katanya.
Safari Ramadan malam itu ditutup dengan tausiyah singkat sebelum salat tarawih berjamaah. Pemerintah berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan serta memakmurkan masjid selama Ramadan.









