Pawai Karnaval Budaya Nusantara Siap Digelar di Samarinda, 100 Peserta Ambil Bagian

Samarinda11 Dilihat

metroikn, SAMARINDA – Kota Samarinda bersiap menggelar Pawai Karnaval Budaya Nusantara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu (23/8/2025) dengan titik start dan finish di Stadion Segiri.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin, menyampaikan, tahun ini pawai akan diikuti sebanyak 100 peserta yang terdiri atas 81 mobil hias, 81 kelompok jalan kaki, 50 sepeda hias dan ontel, serta 15 drumband. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Jumlahnya bisa saja bertambah, seiring kesiapan komunitas dan relawan yang mendaftar,” jelas Muslimin, Jumat (22/8/2025).

Rute pawai akan dibagi menjadi dua jalur. Untuk peserta jalan kaki, jalur yang dilalui yaitu Stadion Segiri – Jalan Bhayangkara – panggung kehormatan Taman Samarendah – Jalan Awang Long – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan KH Khalid – Jalan Abul Hasan – Jalan Agus Salim – kembali ke Stadion Segiri.

Sedangkan untuk mobil hias dan drumband, rute dimulai dari Stadion Segiri – Jalan Bhayangkara – Taman Samarendah – Jalan Awang Long – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan KH Khalid – Jalan Pangeran Diponegoro – Jalan Imam Bonjol – Jalan Abdul Hasan – Jalan Agus Salim – lalu berakhir di Stadion Segiri.

Agar pelaksanaan berjalan lancar, panitia melibatkan berbagai instansi terkait, antara lain TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan, serta tim relawan.

“Setiap persimpangan akan dijaga petugas. Kami juga menyiagakan ambulans untuk mengantisipasi jika ada peserta atau penonton yang mengalami gangguan kesehatan. Setelah acara selesai, jalan juga harus bersih dari sampah,” ujarnya.

Muslimin mengajak masyarakat Samarinda hadir dan memeriahkan pawai budaya yang sudah menjadi tradisi setiap peringatan HUT RI tersebut.

Disporapar juga telah menyiapkan kantong plastik dan tempat sampah di sejumlah titik untuk menjaga kebersihan selama acara berlangsung.

“Kemerdekaan diraih bersama rakyat, maka perayaannya pun harus bisa dirasakan semua lapisan, dari masyarakat kecil sampai pejabat,” tegasnya.