Metroikn, Samarinda – Di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri 2026, harga bawang dan cabai di Pasar Segiri masih terpantau terkendali. Aktivitas jual beli tetap ramai, namun belum terlihat gejolak harga yang berarti.
Berdasarkan pantauan di lapangan, bawang putih dijual di kisaran Rp42 ribu per kilogram, bawang merah sekitar Rp40 ribu per kilogram, dan cabai rawit Rp65 ribu per kilogram. Kenaikan tipis terjadi pada bawang putih dan cabai rawit, sementara bawang merah justru cenderung turun.
Menurut distributor bawang, Syamsudin, kondisi ini tak lepas dari kelancaran distribusi serta dukungan pasokan dari daerah penghasil yang tengah memasuki masa panen raya.
“Kunci stabilitas harga ada pada kelancaran pasokan,” tegasnya.
Ia memastikan stok bawang dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan pasar. Potensi lonjakan harga dinilai kecil selama arus barang tetap lancar dari sentra produksi.
“Stok aman. Kemungkinan harga naik juga kecil karena sedang panen raya,” ujarnya.
Pedagang pun mengaku suplai datang rutin sehingga mereka masih bisa menjaga harga tetap bersaing. Koordinasi dengan pemasok terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan hingga Lebaran.
Bagi warga, situasi ini memberi rasa tenang. Di saat kebutuhan dapur meningkat, bahan pokok utama seperti bawang dan cabai tetap tersedia dengan harga yang relatif stabil.









