Pasokan BBM Nasional Aman di Tengah Geopolitik Global, Pertamina Minta Warga Tak Panic Buying

METROPOLIS574 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Di tengah dinamika geopolitik global dan meningkatnya kebutuhan energi menjelang Ramadan dan Idulfitri, PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional tetap aman dan terkendali.

Saat ini, stok BBM nasional berada pada kisaran sekitar 21 hari. Jumlah tersebut merupakan stok operasional yang secara normal dikelola dalam sistem logistik energi nasional untuk menjamin distribusi energi tetap berjalan ke seluruh wilayah Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menjelaskan bahwa stok operasional tersebut merupakan bagian dari sistem distribusi energi yang terus diperbarui sesuai kebutuhan konsumsi masyarakat.

“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok bbm yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. Stok ini terus dilakukan top-up / re-fill atau penambahan produk melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya, secara rutin berkala juga dilakukan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” ujar Roberth.

Menurutnya, Pertamina Patra Niaga mengelola rantai pasok energi secara terintegrasi, mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM, pengolahan di kilang, proses transportasi, hingga distribusi ke berbagai daerah di Indonesia.

Sistem tersebut dirancang agar pasokan energi tetap tersedia dan dapat diakses masyarakat secara merata di seluruh wilayah.

Selain memastikan distribusi berjalan lancar, Pertamina Patra Niaga juga terus memantau perkembangan situasi global, termasuk dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi dunia.

“Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan situasi global dan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, antara lain melalui diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan ketahanan logistik dan distribusi, optimalisasi operasi kilang dalam negeri, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” jelas Roberth.

Di tingkat regional, kondisi pasokan energi juga dipastikan tetap stabil. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyampaikan bahwa stok BBM di wilayah Kalimantan terus dijaga agar distribusi kepada masyarakat tetap lancar.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan yang dapat memicu gangguan distribusi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian yang berlebihan dapat mengganggu kelancaran distribusi yang selama ini berjalan normal. Dengan penggunaan yang bijak, distribusi energi dapat terus terjaga sehingga seluruh masyarakat tetap mendapatkan akses BBM,” jelasnya.

Pertamina Patra Niaga memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan dengan baik sehingga kebutuhan masyarakat, dunia usaha, serta aktivitas ekonomi dapat terus terpenuhi.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan energi, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.