metroikn, BALIKPAPAN — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara menjadi momentum bersejarah bagi Polri untuk menegaskan komitmen pengabdian kepada masyarakat. Upacara dan syukuran digelar di Lapangan Upacara Mapolda Kaltim, Selasa (1/7), dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat.”
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, Forkopimda Kaltim, jajaran TNI–Polri, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, Kabinda Kaltim Brigjen TNI Priyanto Eko Widodo, pejabat instansi vertikal, hingga tokoh masyarakat.
Peringatan HUT Bhayangkara tahun ini semakin semarak dengan penampilan tarian kolosal dan simulasi penyelamatan sandera oleh Sat Brimob Polda Kaltim, yang menyedot perhatian tamu undangan.
Soliditas Jadi Kunci Stabilitas
Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha menyampaikan apresiasi atas kiprah Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kalimantan Timur. Menurutnya, usia 79 tahun adalah bukti Polri semakin matang sebagai institusi penegak hukum.
“Usia 79 tahun ini menandakan kematangan sebuah institusi. Polri, termasuk Polda Kaltim, terus berkembang dan siap menjawab tantangan zaman. Kami di TNI siap terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban demi kemajuan bersama,” tegasnya.
Pangdam menegaskan, soliditas dan sinergitas antara TNI–Polri adalah faktor utama terciptanya rasa aman di tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pembangunan di wilayah Kalimantan.
“Dirgahayu Bhayangkara ke-79. Sinergi TNI–Polri harus terus terjalin demi stabilitas keamanan di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan,” pungkasnya.












