Metroikn, Nusantara – Berkunjung ke Ibu Kota Nusantara kini tak lagi sekadar melihat pembangunan dari dekat. Di tengah tingginya minat masyarakat, Otorita IKN membuka pengalaman baru yang memberi makna lebih dalam setiap kunjungan: berlibur sambil menanam pohon.
Program ini berlangsung di kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Nusantara. Dalam periode libur panjang, pengunjung diajak ikut ambil bagian langsung dengan menanam pohon, meninggalkan jejak hijau di kawasan yang tengah dibangun sebagai kota masa depan.
Pendaftaran kegiatan dibuka melalui aplikasi IKNOW dengan kuota hingga 150 peserta setiap hari. Masyarakat dapat mengikuti kegiatan ini bersama keluarga maupun kerabat, menjadikannya bukan hanya rekreasi, tetapi juga pengalaman yang bersifat partisipatif.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan konsep ini sengaja dihadirkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton pembangunan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya datang berkunjung, tetapi juga ikut terlibat. Dengan menanam, ada pengalaman yang bisa dirasakan langsung, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap Nusantara. Kegiatan ini kami buka pada 3 sampai 5 April 2026, bertepatan dengan libur Paskah, dan dapat diikuti secara gratis,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi cara untuk mengenalkan konsep pembangunan Nusantara yang menekankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
Selain itu, peserta diingatkan untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti kegiatan. Kondisi fisik, perlengkapan pribadi, hingga kebiasaan ramah lingkungan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Kami mengimbau peserta untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, serta membawa topi, payung, dan botol minum pribadi. Ini juga bagian dari upaya kita bersama untuk mengurangi penggunaan plastik di kawasan Nusantara. Kami sampaikan juga, selamat Hari Paskah bagi yang merayakan,” tambahnya.
Peserta yang telah terdaftar dijadwalkan berkumpul di rest area paling lambat pukul 08.00 WITA, sebelum diberangkatkan bersama menggunakan bus menuju lokasi penanaman di kawasan MHHT.
Di balik aktivitas sederhana tersebut, tersimpan pesan yang lebih besar. Menanam pohon bukan hanya simbol kepedulian, tetapi juga cara menghubungkan masyarakat dengan proses pembangunan yang sedang berlangsung di Nusantara.
Kini, kunjungan ke IKN bukan sekadar melihat. Pengunjung bisa pulang dengan pengalaman, sekaligus kontribusi nyata bagi lingkungan.









