metroikn, Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berencana mengaktifkan kembali Satuan Tugas Khusus Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (Satgasus PMKS) sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi peningkatan jumlah anak jalanan, gelandangan dan pengemis (Gepeng) serta penyakit sosial lainnya seiring dampak pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Asisten 1 Sekretariat Daerah Kota (Setdakot) Balikpapan, Zulkifli mengakui pemindahan IKN ke Kalimantan Timur (Kaltim) menyebabkan pertambahan penduduk secara signifikan di kota penyangga, salah satunya, Balikpapan. Pada gilirannya kondisi tersebut dikhawatirkan memicu persoalan sosial yang semakin kompleks.
Langkah antisipatif yang diambil Pemerintah Kota adalah mengaktifkan kembali Satgasus agar fokus menanggulangi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Namun, Zulkifli mengakui bahwa peran Satgasus tersebut belum lagi terlihat di tengah masyarakat selama beberapa waktu terakhir.
Oleh karena itu, Pemkot Balikpapan berencana untuk mengkoordinasikan kembali dengan Satpol PP agar Satgasus ini dapat diaktifkan kembali dan diberdayakan sesuai dengan kebutuhan saat ini.
“Kami akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP, agar segera di aktifkan kembali Satgasus. Termasuk akan menentukan kembali langkah hukum yang akan diambil dalam upaya penanggulangan dampak sosial yang terjadi saat ini,” jelasnya.
Satgasus PMKS nantinya akan diisi dari personel terlatih yang merupakan alumni Komando Cadangan (Komcad). Mereka dilengkapi dengan atribut dan identitas khusus, termasuk pakaian khusus dan kendaraan patroli untuk menyisir lokasi-lokasi yang ditengarai menjadi tempat berkumpul anak jalanan, pengamen, dan kelompok Gepeng lainnya.
Zulkifli menekankan bahwa keberadaan Satgasus PMKS sangat penting dan efektif dalam membantu pemerintah kota menanggulangi masalah sosial. Bahkan, Satgasus ini pernah berhasil mengungkap kasus eksploitasi anak yang dilakukan oleh seorang ibu di kota Balikpapan.
Pencapaian tersebut menunjukkan betapa pentingnya upaya-upaya penanganan sosial dengan melibatkan Satgasus PMKS ini.
“Satgas ini sudah pernah dibentuk dan sangat efektif tapi dari informasi yang kami terima ada perubahan, makanya saya akan mendorong kembali Satpol-PP untuk mengaktifkan kembali, dan kalau perlu ini ditambah dan dikuatkan,” tegas Zulkifli.
Dengan reaktivasi dan penguatan kembali Satgasus PMKS, Pemerintah Kota Balikpapan berharap dapat lebih efektif dalam menanggulangi masalah sosial yang muncul, sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan di tengah dinamika perkembangan kota pasca-pemindahan IKN. (adv)












