Kesadaran Berzakat Meningkat, Penghimpunan ZIS Kaltim Capai Rp20 Miliar

KALTIM19 Dilihat

MetroIkn, Samarinda – Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Kalimantan Timur menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten dalam lima tahun terakhir. Pada 2025, total dana yang terkumpul mencapai Rp20,6 miliar, melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan capaian tahun 2021 yang sebesar Rp6,8 miliar.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Ahmad Nabhan, menjelaskan bahwa peningkatan tersebut terjadi secara bertahap dari tahun ke tahun. Pada 2022, dana yang dihimpun sebesar Rp8,7 miliar, meningkat menjadi Rp14,4 miliar pada 2023, lalu Rp16,6 miliar pada 2024, hingga akhirnya menembus Rp20,6 miliar pada 2025.

Menurutnya, pertumbuhan ini mencerminkan semakin tingginya kesadaran masyarakat serta partisipasi berbagai kalangan dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Kontribusi signifikan datang dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta sejumlah perusahaan swasta di Kaltim.

“Semakin besar dana yang terhimpun, semakin luas pula manfaat yang dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Nabhan.

Dana ZIS tersebut dialokasikan untuk sejumlah sektor prioritas, seperti pendidikan, bantuan kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, advokasi sosial, hingga kegiatan dakwah. Program-program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan sosial sekaligus membantu mengurangi kesenjangan ekonomi di daerah.

Di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim, beberapa instansi dan perusahaan daerah tercatat sebagai penyumbang utama, di antaranya PT BPD Kaltim Kaltara (Bankaltimtara), Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, serta Dinas Kehutanan Kaltim.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan zakat secara simbolis dari PT Migas Mandiri Pratama sebesar Rp160 juta dan dari PT BPD Kaltim Kaltara senilai Rp3,6 miliar.

BAZNAS Kaltim optimistis tren positif ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Dengan pengelolaan yang transparan dan akuntabel, peningkatan penghimpunan ZIS diharapkan mampu memperluas manfaat serta memperkuat solidaritas sosial masyarakat Kalimantan Timur.