Kabar Penolakan Pasien Laka Lantas di RSUD IA Moeis Ternyata Tidak Benar

Samarinda22 Dilihat

Metroikn, Samarinda – Isu penolakan pasien kecelakaan yang sempat beredar di media sosial ditanggapi cepat oleh RSUD IA Moeis Samarinda. Rabu (25/3/2026), manajemen rumah sakit bertemu relawan untuk memberikan klarifikasi dan memastikan pelayanan berjalan normal.

“Hari ini sudah kami klarifikasi dan semuanya sudah clear. Kami pastikan tidak ada penolakan pasien kecelakaan di RSUD IA Moeis,” ujar Direktur RSUD IA Moeis, dr. Osa Rafsodia, saat pertemuan tersebut.

Beberapa relawan mendatangi rumah sakit setelah kecelakaan di Kilometer 15 Jalan Poros Samarinda–Balikpapan pada Selasa (24/3/2026) sore, yang menyebabkan korban luka berat. Mereka ingin memastikan pasien ditangani dengan baik.

Petugas yang bertugas saat kejadian kemudian menjalani evaluasi internal. Sebanyak 19 orang diberikan sanksi berupa penundaan jasa pelayanan medis selama tiga bulan dan penundaan kenaikan pangkat.

Selain itu, RSUD IA Moeis mengakui sempat ada kendala fasilitas, terutama alat CT Scan yang sebelumnya bermasalah. Alat baru kini sudah tersedia dan akan segera dioperasikan.

Ketua Info Taruna Samarinda, Joko Iswanto, menyambut baik klarifikasi ini.

“Ada beberapa hal penting, seperti memastikan tidak ada penolakan pasien, perbaikan komunikasi petugas, dan peningkatan fasilitas,” ujarnya.

Meski klarifikasi sudah diberikan, relawan menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan. Mereka menyatakan akan memantau pelayanan rumah sakit selama satu hingga dua bulan ke depan untuk memastikan semua perbaikan benar-benar berjalan.

Joko juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang saat darurat. Layanan ambulans relawan siap merespons cepat di berbagai wilayah Samarinda, sehingga pasien tetap dapat ditangani segera.

Langkah ini menjadi salah satu upaya RSUD IA Moeis untuk memastikan pasien, terutama korban kecelakaan, mendapatkan pelayanan cepat dan humanis tanpa hambatan.