IKN Teken Kerja Sama PSEL, Sampah Disulap Jadi Energi di Kaltim

NASIONAL27 Dilihat

Metroikn, Jakarta – Upaya mengatasi persoalan sampah sekaligus menjadikannya sumber energi kini mulai diwujudkan di Kalimantan Timur. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menandatangani kerja sama pengolahan sampah menjadi energi atau PSEL untuk wilayah Samarinda Raya dan Balikpapan Raya, Jumat (10/04/2026) di Jakarta Selatan.

Kesepakatan ini melibatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kota Balikpapan, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Penandatanganan turut disaksikan Menteri Lingkungan Hidup yang juga Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq.

Langkah ini menjadi respons konkret atas persoalan timbulan sampah perkotaan yang terus meningkat, sekaligus mendorong pemanfaatannya sebagai energi terbarukan.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pengelolaan sampah biasa, melainkan bagian dari transformasi besar di kawasan Nusantara.
“Ini bukan sekadar proyek pengelolaan sampah, tetapi transformasi besar dari masalah lingkungan menjadi sumber energi yang bernilai bagi masyarakat. PSEL ini menjadi solusi konkret untuk mempercepat penanganan sampah perkotaan sekaligus menjawab kebutuhan energi berkelanjutan di Kalimantan Timur,” ujar Bimo.

Ia menambahkan, pengembangan PSEL diarahkan untuk membangun sistem pengelolaan sampah regional yang terintegrasi, khususnya di kawasan delineasi IKN seperti Muara Jawa, Samboja, dan Samboja Barat.

“Bagi IKN, ini adalah game changer. Kawasan delineasi IKN akan merasakan langsung manfaat dari sistem pengelolaan sampah terintegrasi ini. Masalah sampah tidak bisa diselesaikan sendiri. Kolaborasi lintas daerah adalah satu satunya cara untuk menciptakan sistem yang benar-benar berkelanjutan,” ulasnya.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan percepatan penanganan sampah melalui pendekatan waste-to-energy.

“Dalam waktu dua sampai tiga tahun sampah seluruh Indonesia akan kita selesaikan. Tidak akan ada kota, jalan, tidak akan ada bagian Indonesia yang bau karena sampah dari Sabang sampai Merauke,” ujar Prabowo pada Rabu (08/04/2026) dalam taklimat rapat kerja pemerintah Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta.

Proyek PSEL Samarinda Raya dan Balikpapan Raya diharapkan segera direalisasikan dan menjadi tonggak penting dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah modern dan terintegrasi di Kalimantan Timur.

Selain mengatasi persoalan sampah, inisiatif ini juga memperkuat langkah menuju pemanfaatan energi bersih yang berkelanjutan di kawasan Ibu Kota Nusantara.