IKN Dipadati Pengunjung Saat Paskah, Menanam Jadi Daya Tarik Baru

IKN85 Dilihat

Metroikn, Nusantara – Libur panjang Paskah di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun ini menghadirkan pengalaman berbeda. Tak sekadar datang melihat pembangunan, ribuan pengunjung justru terlibat langsung menanam pohon, menikmati wisata, hingga mengisi waktu bersama keluarga di ruang-ruang publik yang terus berkembang.

Selama periode 3–5 April 2026, kawasan IKN dipadati sekitar 59.676 pengunjung dengan 14.382 kendaraan yang masuk. Tingginya antusiasme ini terlihat dari beragam aktivitas yang tersebar di sejumlah titik, mulai dari kawasan hutan, plaza seremoni, hingga destinasi wisata baru.

Salah satu yang paling menyedot perhatian adalah program penanaman pohon di Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN. Sebanyak 500 lubang tanam disiapkan, lengkap dengan bibit khas Kalimantan seperti balangeran, meranti, bodhi, kapuk randu, hingga kemiri.

Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas seremonial, tetapi bagian dari upaya membangun budaya baru di kawasan tersebut.

“Yang menarik pada program pelayanan kepada masyarakat di liburan paskah kali ini, kita mengajak pengunjung untuk melakukan penanaman di hutan di sekitar IKN atau di dalam KIPP. Tujuannya apa, kita ingin membudayakan bahwa budaya menanam merupakan salah satu budaya IKN untuk mengembalikan hutan hujan tropis yang menjadi visi IKN sebagai kota hutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, komposisi tanaman yang digunakan terdiri dari 70 persen spesies asli Kalimantan dan 30 persen Multi-Trees Purpose Species, yang diharapkan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan akan membentuk kanopi baru serta memperkuat fungsi ekologis kawasan.

Pengalaman ini dimanfaatkan banyak pengunjung sebagai cara baru menikmati libur panjang. Sepin, warga Samboja, mengaku ikut menanam sebagai bentuk keterlibatan langsung dalam pembangunan IKN.

“Ini sebagai partisipasi lah untuk penanaman atau reboisasi dalam mengembangkan hutan tropisnya IKN. Jadi anak-anak kita nanti bisa lihat bahwa bukan bangunan saja yang dibangun, tapi hutannya juga,” katanya.

Hal serupa dirasakan Ferdy, pengunjung asal Jakarta yang menilai kegiatan ini memberi pengalaman edukatif yang berbeda.

“Sangat seru, karena ini juga pengalamannya edukatif sekali. Kita nggak cuma nanam, tapi juga dikasih tahu pohonnya apa dan konsep hutannya seperti apa,” ujarnya.

Di sisi lain, kawasan wisata di IKN juga dipadati pengunjung. Jembatan kaca di anjungan glamping menjadi salah satu titik favorit, menawarkan panorama alam yang kontras dengan geliat pembangunan.

Nur Halipah dari Sepaku mengaku terkesan dengan pengalaman tersebut.

“Pas nyampe sini, wow emang pemandangannya indah banget. Pelayanannya juga bagus, tertib, dan aman,” ujarnya.

Kesan serupa datang dari pengunjung asal Balikpapan yang untuk pertama kalinya melihat langsung kawasan IKN.

“Sangat kagum karena baru pertama kali lihat seperti ini di IKN. Sangat senang bisa ke sini bersama orang-orang tercinta,” kata Qolbu.

Suasana libur juga terasa di Nusantara Park yang dikelola Artha Graha Group. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari kuliner hingga lomba mewarnai telur dan pencarian telur bagi anak-anak di kawasan plaza seremoni.

Agnes selaku pengelola menyebut antusiasme masyarakat terus meningkat dalam setiap momentum libur besar.

“Dari kemarin Imlek, Lebaran, sampai sekarang Paskah, antusias masyarakat semakin banyak. Setiap akhir pekan juga makin ramai,” ujarnya.

Salah satu peserta lomba, keluarga Hermanto Tamba dari Sepaku, bahkan tak menyangka anak mereka meraih juara.

“Kami tidak menyangka ya anak kami bisa juara dan berpartisipasi memeriahkan Paskah di Nusantara Park ini,” ujar Lusia, ibu dari Kefanya yang menjadi juara lomba.

Di tengah ramainya kunjungan, Otorita IKN juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan baik serta kepada masyarakat yang telah berkunjung dengan tertib. Momentum Paskah ini membawa semangat kebaruan dan harapan, yang sejalan dengan pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw.

Libur Paskah di IKN kali ini tak hanya soal kunjungan, tetapi juga memperlihatkan wajah baru kawasan tersebut sebagai ruang publik yang memadukan pembangunan, edukasi, dan pengalaman ekologis dalam satu waktu.