metroikn, SAMARINDA – Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) menjadi fasilitas paling diburu warga pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Halaman Gelora Kadrie Oening Sempaja Samarinda, Sabtu (16/11/2025).
Di antara riuhnya peserta gowes dan jalan sehat, tenda-tenda CKG justru tampak paling padat oleh antrean warga yang ingin mengetahui kondisi kesehatannya.
Sejak pagi, ribuan peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, ASN, pelajar, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum memadati kawasan Gelora Kadrie Oening. Namun, perhatian terbesar justru tertuju pada layanan CKG yang dibuka Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur.
Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menjelaskan CKG merupakan salah satu implementasi program Presiden RI Prabowo Subianto di bidang kesehatan yang disinergikan dengan program unggulan Gratispol Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud–Seno Aji, untuk lima tahun ke depan.
“Ini menjadi pelengkap program unggulan kita di Kaltim dan merupakan strategi peningkatan kualitas hidup masyarakat di sektor kesehatan dari hulu ke hilir,” ujar Jaya.
Menurutnya, kegiatan CKG ini bukan sekadar pendamping acara puncak HKN, melainkan bagian dari upaya promotif dan preventif agar masyarakat lebih peduli pada kesehatan sebelum jatuh sakit.
“Rangkaian kegiatan hari ini adalah ajakan untuk menjadikan cek kesehatan sebagai gaya hidup, bagian dari deteksi dini, dan upaya menjaga kesehatan. Kesehatan adalah milik semua orang dan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Dinkes Kaltim, Ika Gladies, menyebut CKG menjadi layanan prioritas pada puncak HKN tahun ini. Dinkes Kaltim menggandeng RSUD Aji Muhammad Salehuddin II, Laboratorium Kesehatan Kaltim, serta Rumah Sakit Mata Kaltim untuk memperluas jangkauan layanan.
“CKG tahun ini memang kita jadikan prioritas pelayanan program. Sasaran utamanya adalah masyarakat Samarinda yang selama ini belum sempat atau belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan gratis,” jelas Ika.
Ia merinci, jenis pemeriksaan yang disediakan meliputi pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi gizi, dan pemberian vitamin. Tenaga kesehatan yang bertugas sebagian besar berasal dari UPTD di bawah Dinkes Kaltim.
“Teman-teman di UPTD Dinas Kesehatan Provinsi yang membantu memberikan pelayanan kesehatan gratis ini, sehingga masyarakat bisa mendapatkan gambaran awal tentang kondisi kesehatannya,” tambahnya.
Antusiasme warga juga tampak dari kesediaan mereka mengantre cukup lama demi bisa diperiksa.
Yanti, warga Sambutan, mengaku senang bisa mengikuti program CKG karena selama ini ia jarang melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Bagus banget program ini. Ini kali pertama bagi saya cek kesehatan gratis dalam satu tahun terakhir. Sebelumnya terakhir waktu saya ulang tahun bulan Maret 2025, itu pun karena urus berkas kuliah. Setelah ini saya jadi lebih peduli menjaga kesehatan,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Daniarti, warga Samarinda Seberang. Ia mengaku belum pernah memeriksakan kesehatan secara mandiri karena mempertimbangkan biaya.
“Dengar-dengar cerita orang, cek kesehatan berbayar itu mulai Rp50–75 ribu. Makanya saya nggak pernah meriksa,” ujarnya.
Melalui CKG di puncak HKN ini, Daniarti justru dibuat kaget ketika mengetahui bahwa kadar kolesterolnya cukup tinggi.
“Ternyata hasil kolesterol tadi pas dicek tinggi. Saya diminta untuk tidak makan makanan berlemak dulu,” ungkapnya.
Pelaksanaan CKG di puncak HKN ke-61 ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan gratis yang langsung mendekat ke masyarakat masih sangat dibutuhkan.
Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinkes berharap momentum ini dapat mendorong masyarakat menjadikan pemeriksaan kesehatan rutin sebagai kebutuhan, bukan sekadar memanfaatkan momen ketika ada layanan gratis.
Dengan dukungan program nasional dan daerah yang berpihak pada akses kesehatan, Dinkes Kaltim menargetkan risiko penyakit tidak menular dapat ditekan sejak dini, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Samarinda dan Kalimantan Timur secara luas.












