GI 150 kV Grogot Masuki Tahap HV Equipment, PLN Tingkatkan Interkoneksi Kalimantan

METROPOLIS58 Dilihat

Metroikn, Paser – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) terus memacu proyek strategis untuk memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan. Fokus terbaru adalah pembangunan Extention 2 Line Bay (LB) Gardu Induk (GI) 150 kV Grogot menuju GI 150 kV Sei Durian di Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

Proyek ini menjadi tulang punggung penguatan jaringan interkoneksi antar-Kalimantan, meningkatkan fleksibilitas sistem (looping) dan memastikan distribusi listrik di Kabupaten Paser lebih stabil dan efisien. General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menekankan pentingnya proyek ini untuk mendukung pertumbuhan industri dan investasi di wilayah Kalimantan.

“Pengembangan Extention 2 Line Bay di GI Grogot ini adalah langkah strategis PLN untuk memastikan sistem kelistrikan kita memiliki fleksibilitas tinggi. Dengan infrastruktur yang semakin tangguh, kami ingin menjamin bahwa pasokan listrik bukan lagi sekadar pemenuh kebutuhan dasar, tapi menjadi penggerak utama sektor industri dan investasi di Kalimantan,” ujar Basuki.

Keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari sinergi lintas sektoral. Kolaborasi aktif dengan Pemerintah Kabupaten Paser, aparat penegak hukum, hingga masyarakat setempat menjadi katalisator penting dalam memitigasi kendala sosial maupun teknis di lapangan. Basuki menambahkan, “Harapannya dengan beroperasinya proyek ini, potensi gangguan dapat diminimalisir secara signifikan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Paser dan sekitarnya akan meningkat drastis. Ini adalah wujud nyata transformasi PLN dalam menghadirkan energi yang modern, efisien, dan berkelanjutan.”

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1), I Made Gita Prawira, memaparkan progres di lapangan. “Kami mengawal ketat setiap tahapan di lapangan agar tetap on-track. Setelah berhasil menuntaskan pekerjaan pondasi switchyard dan erection gantry tanpa kendala berarti, tim kini bergerak cepat pada fase pemasangan peralatan tegangan tinggi (HV Equipment). Fokus kami adalah memastikan setiap komponen terpasang sesuai standar teknis PLN dengan mengedepankan aspek Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH), sebelum nantinya masuk ke tahap pemasangan kabel (wiring) dan pengujian menyeluruh (commissioning) menjelang pemberian tegangan (energize),” jelas Made.

Dengan ekstension dua line bay ini, PLN menargetkan peningkatan keandalan dan kapasitas distribusi tenaga listrik yang mampu mendukung pertumbuhan beban yang terus meningkat di wilayah Paser dan sekitarnya. Progres fisik saat ini menunjukkan hasil signifikan, di mana pondasi dan erection gantry telah rampung dan tim kini fokus pada instalasi peralatan HV.

Proyek GI Grogot merupakan bagian dari peta jalan besar PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan di seluruh Kalimantan dan menegaskan transformasi PLN menjadi penyedia energi modern, efisien, dan berkelanjutan.