Metroikn, Samarinda – Komandan Korem 091/Aji Suryanata Kesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul menggelar coffee morning bersama insan pers Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI dan media dalam menjaga stabilitas daerah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wira Yudha Korem 091/ASN, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Rabu (28/1/2026), dan dihadiri puluhan wartawan dari berbagai organisasi dan perusahaan media di Kaltim.
Dalam pertemuan itu, Brigjen TNI Anggara Sitompul menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra TNI dalam menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat, khususnya terkait isu keamanan, pembangunan, dan kebijakan nasional yang berdampak di daerah.
Danrem 091/ASN menjelaskan, sejak menjabat pada April 2024, Korem 091/ASN mengemban sejumlah tugas strategis, antara lain pengamanan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Kepala Daerah, serta menjaga stabilitas keamanan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Tingginya intensitas kunjungan Presiden dan pejabat tinggi negara ke kawasan IKN turut meningkatkan beban tugas pengamanan di wilayah tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Brigjen Anggara juga menyoroti berbagai persoalan strategis di Kaltim, di antaranya aktivitas pertambangan batu bara ilegal, lalu lintas ponton di Sungai Mahakam, dinamika pilkada, serta dampak kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Ia mengungkapkan, pasca penertiban tambang ilegal sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, jumlah ponton pengangkut batu bara yang melintas di Sungai Mahakam mengalami penurunan signifikan.
“Dari pengamatan kami, jumlah ponton yang melintas saat ini tinggal sekitar 30 persen dan mayoritas merupakan aktivitas pertambangan yang legal,” ujarnya.
Terkait persoalan tiang jembatan di Sungai Mahakam yang kerap ditabrak ponton, Danrem 091/ASN menekankan perlunya menghentikan polemik dan mengarahkan perhatian pada solusi konkret demi keselamatan masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen mempererat hubungan dengan media, Brigjen Anggara menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan ruang khusus bagi wartawan di lingkungan Korem 091/ASN agar komunikasi dan pertukaran informasi dapat berlangsung secara rutin.
Selain isu keamanan, Danrem 091/ASN juga memaparkan sejumlah program prioritas TNI di Kaltim, meliputi penguatan ketahanan pangan melalui program cetak sawah seluas 1.320,82 hektare di empat kabupaten, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta dukungan percepatan perbaikan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
Ia berharap, melalui kegiatan coffee morning ini, sinergi antara TNI dan insan pers semakin solid dalam mendukung keamanan, stabilitas, dan pembangunan Kaltim.









