Bocah 11 Tahun yang Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan 4,2 Km dari Lokasi Awal

METROPOLIS31 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Operasi pencarian terhadap seorang anak yang tenggelam di Sungai Mahakam akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari penyisiran, Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (15/3/2026) malam.

Korban diketahui berinsial G (11), seorang anak laki-laki yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Mahakam, kawasan Desa Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan, mengatakan informasi mengenai penemuan korban diterima tim pada sekitar pukul 22.15 WITA.

“Pada pukul 22.35 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban atas nama Giver dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 0°30’02.0″S 117°07’57.0″E atau sekitar 4,2 kilometer dari lokasi kejadian awal. Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Aries Setiawan.

Setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, Tim SAR Gabungan langsung melakukan debriefing di lokasi operasi. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.

Dalam operasi tersebut, tim SAR mengerahkan berbagai peralatan pendukung, di antaranya Rescue Truck Type II, Rescue Car Type II, rubber boat, peralatan SAR air, peralatan selam, perangkat komunikasi, serta peralatan medis. Berbagai armada dari instansi terkait juga turut dikerahkan untuk mendukung proses pencarian.

Sejumlah unsur SAR turut terlibat dalam operasi ini, antara lain Pos SAR Samarinda, Babinsa Koramil Samarinda Ulu, FKPM, PMI Kota Samarinda, BPBD Kota Samarinda, BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Tagana, Redkar, ITS Kota Samarinda, Repal-V Rescue, Relawan Al-Hikmah Mandiri, FKPPI, ERT Lembuswana Loa Duri, serta masyarakat dan keluarga korban.

Basarnas Pos SAR Samarinda menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut hingga korban akhirnya berhasil ditemukan.

Dengan berakhirnya operasi ini, seluruh unsur SAR kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan operasi penyelamatan berikutnya.