BI dan TPID Balikpapan Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok SPPG

EKOBIS22 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan mempertemukan produsen dan distributor pangan lokal dengan mitra supplier SPPG-MBG dalam forum business matching yang digelar pada 4–5 dan 9 Februari 2026.

Pertemuan ini bukan sekadar ajang saling kenal, tetapi menjadi langkah konkret menyiapkan rantai pasok pangan seiring bertambahnya jumlah SPPG yang akan beroperasi pada 2026. Kesiapan pasokan dinilai penting agar kebutuhan bahan baku tetap terpenuhi tanpa memicu kenaikan harga di pasaran.

Dalam forum tersebut, para petani, peternak, pembudidaya ikan hingga distributor memaparkan kapasitas produksi dan ketersediaan pasokan mereka. Di sisi lain, mitra SPPG-MBG menyampaikan kebutuhan rutin berbagai komoditas, mulai dari sayuran, buah-buahan, telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, hingga tahu dan tempe sesuai menu yang telah ditetapkan.

Agar penjajakan lebih terarah, TPID Kota Balikpapan menyusun booklet berisi profil produsen dan distributor pangan lokal. Dokumen ini menjadi pegangan bagi mitra SPPG dalam mendalami spesifikasi produk, volume pasokan, periode ketersediaan, hingga kisaran harga.

Melalui fasilitasi yang dipimpin Kepala Bappedalitbang Balikpapan, forum tersebut menghasilkan delapan kesepakatan awal antara produsen, distributor, dan mitra SPPG. Kesepakatan ini dijadwalkan untuk difinalisasi dalam High Level Meeting TPID gabungan pada 18 Februari 2026.