metroikn, BALIKPAPAN – Capaian transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah kerja KPwBI Balikpapan, meliputi Balikpapan, Paser, dan Penajem Paser Utara sepanjang tahun 2024 mencatatkan sebesar 27.694.128 total volume transaksi dan sebesar Rp 4,13 triliun total nominal transaksi.
Dijelaskan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan Robi Ariadi, jika target pengembangan QRIS pada tahun 2024 secara nasional adalah penambahan jumlah pengguna menjadi 55 juta pengguna QRIS.
“Terjadi kenaikan 10 juta dari tahun sebelumnya dan peningkatan 2,5 miliar volume transaksi QRIS,” jelas Robi di Bincang-Bincang Media 2025 di Kantor BI Balikpapan, Kamis (6/2) lalu.
Selanjutnya, Robi menyampaikan target QRIS tahun 2025 untuk level nasional adalah 6,5 miliar transaksi, 3 juta pengguna baru, dan total 40 juta merchant QRIS. Sementara itu, target QRIS untuk di wilayah kerja KPw Balikpapan mulai dari target penambahan user baru QRIS di Kalimantan Timur pada 2024 sebanyak 65.888 pengguna.
“Sehingga total pengguna QRIS di akhir 2024 diharapkan mencapai 791.765 pengguna,” ucapnya.
Hingga akhir Oktober 2024, tercatat jumlah Pengguna QRIS Kalimantan Timur sebanyak 786.149 pengguna. Diperkirakan 48 persen atau sebanyak 377 ribu pengguna QRIS Kalimantan Timur disumbangkan dari Balikpapan, PPU, dan Paser.
“Sebagai catatan untuk target penambahan user baru QRIS ditetapkan ke level provinsi, bukan level kota/kabupaten,” imbuhnya. Adapun Target QRIS 2025 di Wilayah Kerja KPw BI Balikpapan adalah 30,1 Juta volume transaksi dan 247 ribu jumlah merchant. (*)