Metroikn, Samarinda – Ramadan dimaknai sebagai momentum mempererat kebersamaan oleh PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT). Kamis (20/02), manajemen menggelar silaturahmi sekaligus penyaluran santunan di lingkungan PLN Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 3 (UPP KLT 3).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo, didampingi jajaran Senior Manager serta Ketua YBM PLN UIP KLT. Dalam suasana sederhana namun khidmat, bantuan diserahkan secara simbolis kepada 10 anak penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Bagian Timur bukan hanya soal penyelesaian proyek, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk, menurutnya, memiliki nilai strategis dalam mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan daerah.
“Ramadan menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap amanah dalam pekerjaan adalah bagian dari ibadah. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur melalui pencapaian fisik proyek, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran kita mampu memberikan dampak positif dan nilai tambah bagi sesama,” tegas Basuki.
Ia juga menyampaikan bahwa dukungan moral dan doa masyarakat, termasuk dari para penerima santunan, menjadi penyemangat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan infrastruktur kelistrikan yang kompleks.
“Kami meyakini bahwa doa-doa tulus yang dipanjatkan hari ini menjadi kekuatan bagi kami untuk terus melangkah. Semoga setiap proses pembangunan jaringan listrik senantiasa diberikan kelancaran, aspek keselamatan yang terjaga, serta keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui momentum Ramadan ini, PLN UIP KLT ingin terus menghadirkan pembangunan yang tak hanya kuat secara infrastruktur, tetapi juga memberi dampak sosial bagi masyarakat di sekitarnya.









