Antisipasi Risiko Proyek, PLN UIP KLT Kirim Personel Ikuti Sertifikasi Gada Utama

METROPOLIS61 Dilihat

Metroikn, Balikpapan – Penguatan keamanan menjadi perhatian serius PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT), seiring meningkatnya kompleksitas pengamanan proyek strategis ketenagalistrikan. Tidak hanya fokus pada aspek teknis, perusahaan juga memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang keamanan.

Langkah ini diwujudkan melalui pengiriman personel K3L dan keamanan untuk mengikuti pelatihan serta sertifikasi Gada Utama yang digelar di Palm Royal Hotel Cengkareng, pada 29 Maret hingga 4 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan Korbinmas Baharkam POLRI sebagai pemateri utama, dengan penyelenggaraan oleh PT Panglima Siaga Bangsa.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menilai pelatihan ini sebagai investasi penting dalam mitigasi risiko di lingkungan kerja. Menurutnya, sertifikasi Gada Utama tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk kapasitas manajerial dalam pengamanan.

“Keamanan adalah fondasi utama dalam kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Melalui pelatihan ini, personel tidak hanya bertugas menjaga, tetapi juga mampu menyusun strategi dan SOP sesuai standar kepolisian,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan intensif mulai dari manajemen risiko, penegakan hukum terbatas, hingga kepemimpinan operasional keamanan. Materi disampaikan langsung oleh pakar dari Korbinmas Baharkam POLRI serta praktisi di bidang pengamanan.

Manager K3L dan Keamanan PLN UIP KLT, Fajar Putra, menambahkan bahwa tantangan di lapangan semakin kompleks, sehingga peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan mendesak. “Pelatihan ini bukan sekadar formalitas. Kami memastikan setiap langkah pengamanan dilakukan secara presisi dan terukur,” katanya.

Dengan personel yang tersertifikasi, PLN UIP KLT optimistis dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan kondusif. Penguatan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.