Metroikn, Balikpapan – Menjelang periode libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan menggelar rapat koordinasi Airport Security Committee (ASC) dan Facilitation Committee (FAL) perdana tahun 2026, Rabu (26/2).
Pertemuan ini difokuskan pada penguatan aspek keamanan dan peningkatan kualitas layanan guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa Angkutan Lebaran.
Rapat yang berlangsung di Gedung Serbaguna Bandara SAMS Sepinggan tersebut dibuka General Manager R. Iwan Winaya Mahdar. Hadir pula perwakilan CEO Regional VI PT Angkasa Pura Indonesia, Otoritas Bandara Wilayah VII, serta Danlanud Dhomber, bersama unsur TNI/Polri dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Iwan menyebut periode Angkutan Lebaran sebagai fase krusial dengan intensitas pergerakan penumpang dan penerbangan yang meningkat signifikan.
“Koordinasi lintas stakeholder adalah kunci keberhasilan penyelenggaraan angkutan udara yang aman, lancar, dan nyaman. Peningkatan volume penerbangan serta kepadatan terminal menuntut kita untuk menyiapkan langkah antisipatif yang terukur dan terkoordinasi,” ujarnya.
Sejumlah isu strategis menjadi perhatian dalam persiapan tahun ini, di antaranya optimalisasi fasilitas terminal, area apron dan sisi udara, keandalan peralatan navigasi, hingga manajemen slot time pergerakan pesawat. Selain itu, pengendalian antrean di area check-in dan penanganan bagasi juga menjadi fokus, termasuk kesiapan personel keamanan serta langkah antisipasi cuaca ekstrem dengan berkoordinasi bersama BMKG.
Penguatan pengamanan melibatkan berbagai instansi, mulai dari Lanud Dhomber, Koramil 0905-03, Polsek KP3, Polresta Balikpapan, BIN, Basarnas, unsur CIQ (Bea Cukai, Imigrasi, Karantina), Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, hingga maskapai penerbangan.
Iwan mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara standar keamanan dan pelayanan yang ramah kepada penumpang.
“Keamanan bukan hanya tugas satu instansi, melainkan tanggung jawab bersama. Kolaborasi, disiplin, dan konsistensi dalam menerapkan regulasi adalah harga mati untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui koordinasi awal ini, Bandara SAMS Sepinggan menatap periode Angkutan Lebaran dengan kesiapan yang lebih matang. Sinergi lintas instansi diharapkan mampu memastikan arus mudik dan balik berjalan tertib, aman, dan tetap mengedepankan kenyamanan pengguna jasa.









