DPRD Berau Soroti Kondisi Lapangan Pemuda, Dorong Pemkab Bangun Lapangan Baru sebagai Ruang Publik Alternatif

DPRD BERAU12 Dilihat

metroikn, BERAU – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk mulai mempertimbangkan pembangunan lapangan baru sebagai alternatif dari Lapangan Pemuda Tanjung Redeb.

Menurutnya, meski selama ini Lapangan Pemuda menjadi pusat berbagai kegiatan besar, mulai dari upacara peringatan HUT Kemerdekaan hingga agenda sosial masyarakat, kapasitas dan lokasinya sudah tidak lagi memadai untuk menampung aktivitas yang terus meningkat.

“Setiap kali ada kegiatan besar, parkir selalu semrawut dan menimbulkan kemacetan di pusat kota. Kondisi ini tentu perlu dicarikan solusinya,” ujar Rudi, Jumat (31/10/2025).

Ia menilai, pembangunan lapangan baru di lokasi yang lebih strategis dengan akses jalan memadai akan mendukung kelancaran aktivitas publik tanpa mengganggu arus lalu lintas di kawasan perkotaan.

“Pemkab bisa mencari lahan yang lebih luas dan mudah diakses. Dengan begitu, kegiatan masyarakat dan pemerintahan bisa berjalan lebih nyaman,” katanya.

Selain sebagai pusat kegiatan sosial dan upacara, Rudi menilai lapangan baru nantinya dapat dirancang sebagai ruang publik multifungsi. Area tersebut bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi kreatif, bazar, maupun event daerah yang melibatkan pelaku UMKM.

“Kalau dikelola dengan baik, lapangan itu bisa menjadi sarana ekonomi masyarakat. Bahkan berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem retribusi kegiatan,” jelasnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menegaskan bahwa usulan pembangunan lapangan baru bukan berarti menghapus fungsi Lapangan Pemuda, melainkan memperluas ruang publik agar lebih tertata dan adaptif terhadap perkembangan kota.

“Lapangan Pemuda tetap dipertahankan sebagai ikon pusat kota. Tapi daerah kita juga perlu ruang baru yang bisa menampung kegiatan besar tanpa menimbulkan dampak sosial seperti kemacetan,” tambahnya.

Rudi berharap, gagasan ini dapat menjadi bagian dari perencanaan tata ruang jangka panjang Pemkab Berau. Ia juga mendorong agar pembangunan infrastruktur publik lebih diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keteraturan wilayah perkotaan.

“Tujuannya bukan mengganti, tapi menambah ruang publik agar masyarakat punya lebih banyak pilihan untuk beraktivitas dengan aman, tertib, dan nyaman,” pungkasnya. (adv/metroikn)