Balikpapan Alami Inflasi di Juni 2025, Simak Apa Saja Komoditas Penyumbangnya…

EKOBIS15 Dilihat

metroikn, BALIKPAPAN — Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Balikpapan pada Juni 2025 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,82 persen secara bulanan (mtm). Inflasi tahun kalender mencapai 2,16 persen, sedangkan secara tahunan berada di level 1,77 persen (yoy). Angka ini lebih rendah dibanding inflasi nasional yang tercatat 1,87 persen (yoy), namun masih di atas inflasi gabungan empat kota di Kalimantan Timur sebesar 1,62 persen (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar di Balikpapan dengan andil 0,40 persen. “Beberapa komoditas yang dominan memicu inflasi bulan Juni di antaranya tarif angkutan udara, beras, bimbingan belajar, bahan bakar rumah tangga, dan kacang panjang,” kata Robi, Kamis (4/7).

Menurutnya, kenaikan tarif angkutan udara dipengaruhi lonjakan permintaan selama libur panjang dan Idul Adha. Sementara harga beras naik karena pasokan terbatas di tengah permintaan yang stabil. Tarif bimbingan belajar meningkat menjelang ujian masuk perguruan tinggi, sedangkan harga bahan bakar rumah tangga dan kacang panjang terdorong oleh terbatasnya pasokan di musim hujan.

Di sisi lain, kelompok Pakaian dan Alas Kaki tercatat menyumbang deflasi terbesar dengan andil minus 0,04 persen. Komoditas yang menekan inflasi di antaranya daging ayam ras, angkutan laut, cabai rawit, pengharum cucian, dan bensin.

Robi menjelaskan, penurunan harga daging ayam ras terjadi karena pasokan mencukupi pasca Idul Adha, sedangkan tarif angkutan laut turun akibat kebijakan diskon tiket nasional. Harga cabai rawit dan pengharum cucian turun karena pasokan yang lancar, sedangkan bensin lebih murah seiring turunnya harga BBM nonsubsidi Pertamina per awal Juni.

.